Komentar Pembaca Fanfiction terhadap Boy Meets Evil Karya Agust C Oleh: Hermawati

HERMAWATI, . (2021) Komentar Pembaca Fanfiction terhadap Boy Meets Evil Karya Agust C Oleh: Hermawati. Sarjana thesis, UNIVERITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (912kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (673kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (872kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (654kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (839kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (331kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (335kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (966kB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK Hermawati. Komentar Pembaca Fanfiction terhadap Boy Meets Evil Karya Agust C. Skripsi. Jakarta: Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Jakarta. Januari. 2021. Fanfiction merupakan karya yang dibuat penggemar dan merebak di media daring terutama wattpad, ia menjadikan tokoh nyata sebagai fiksi atau khayalan para penggemar, sehingga menimbulkan perasaan positif atau senang, dan negatif apabila berlawanan dari keinginannya. Peneliti menggunakan dan menganalisis komentar Boy Meets Evil di wattpad. Komentar positif (perasaan senang atau suka, tertawa, terhibur, dan lucu) dan negatif (perasaan kesal, tidak senang, marah, dan sedih,) serta netral (menyarankan) yang terpengaruh oleh intrinsik dan minat pembaca sehingga karya tersebut diterima. Peneliti menggunakan teori struktural Robert Stanton ( karakter, latar, sudut pandang, dan gaya bahasa), dan minat Crow (dorongan diri, motif sosial, dan motif emosional), dan menggunakan metode analisis tekstual. Hasil penelitian ini menunjukkan data, sebagai berikut: (1) Dominan pembaca merasa positif (terhibur) terhadap gaya bahasa melalui teknik humor pengarang yang tercipta melalui tren bahasa seperti kata Sunda, campur kode, nama makanan atau produk, budaya herbal orang Indonesia, akronim , majas, dan tren media seperti: tokoh selebriti. Sebagian pembaca tidak senang jika gaya bahasa melibatkan bahasa Sunda yang dapat menghilangkan imajinasinya. Semua pembaca menikmati dan ingin menuntaskan cerita, serta sebagian menginginkan suasana dibuat bagus dan berharap nama tempat menjadi kenyataan. (2) Dominan kedua merasa negatif (kesal, sedih, marah) terhadap karakter karena tercipta berlawanan dari identitas tokoh idola dan keinginan pembaca, sementara komentar senang ditujukan kepada karakter yang masih mirip dengan sosok idolanya, (3) dominan ketiga berasal dari minat, yakni positif (senang atau suka) pada karya, timbul melalui dorongan diri yaitu keinginan menuntaskan bacaan yang mirip dengan SAVE ME, sementara sebagian pembaca berkeinginan membeli Boy Meets Evil, dan telah direkomendasikan oleh orang lain, serta merasa negatif (sedih dan terpaksa) membeli karya karena cerita lengkap tidak tersedia di wattpad. Kata Kunci: Fanfiction, Resepsi sastra, Struktural. ABSTRACT Hermawati. Fanfiction readers’ Comment on Boy Meets Evil by Agust C. Undergrduate. Jakarta: School of Language and Art. State University. January.2021. Fanfiction be thought out by fans and wide-spread into watt pad, fanfiction expropriate real character to be fiction or fan imaginations, and it can be positive feeling or happy, and if character idol controverts with them, people or fan can be negative feeling. This research analysis using comment wattpad on Boy Meets Evil. The comment has three categories they are positive (happy, like, laugh, entertained, and funny feeling) and negative (dislike, annoyed, angry, and sad feeling) and neutral (giving counsel). They can be effected by intrinsic and interest to fanfiction until accepted. The researcher uses Stanton Structuralism (character, background, point of view, and style of language) and Crow Interest theory (self-motivation, social motive, and emotional motive), and use textual analysis. The research result finds: (1) dominant reader positive entertained by style of language like language trend (Sun da language, code switching, food or product name, Indonesia tradition herbal, acronym, majas, and massa media trend such as Indonesian celebrities. In part readers dislike if style of language involves Sun da language that could eliminate imagination reader. All of the readers enjoyed and want finishing stories. And in part readers want a background, and name place can be real. (2) Second dominant readers negative feeling or dislike (annoyed, sad, angry,) with real character who controverts with identity idol and readers wish, meanwhile happy comment shown to lifelike character. (3) Third dominant come from self-motivation reader for searching and want finishing stories which same with SAVE ME, and had recommended by other fan, and reader have negative feeling (sad and obliged) for buy story cause story unavailable in watt pad. Kata Kunci: Fanfiction, Literature Reseption, Structuralism.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Dr. Siti Gomo Attas, M.Hum 2). Erfi Firmansyah, S.Pd.,M.A
Subjects: Bahasa dan Kesusastraan > Kesusastraan > Sastra Indonesia
Divisions: FBS > S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Users 9204 not found.
Date Deposited: 01 Mar 2021 01:07
Last Modified: 01 Mar 2021 01:07
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/13506

Actions (login required)

View Item View Item