INTERNALISASI PENGAJAR DALAM PEMBENTUKAN AKHLAK SOSIAL PADA ANAK USIA DINI DI SEKOLAH ALTERNATIF ANAK JALANAN JAKARTA SELATAN

TAFTAZANI ULYA FAUZAN, . (2026) INTERNALISASI PENGAJAR DALAM PEMBENTUKAN AKHLAK SOSIAL PADA ANAK USIA DINI DI SEKOLAH ALTERNATIF ANAK JALANAN JAKARTA SELATAN. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
Cover.pdf

Download (989kB)
[img] Text
Bab I.pdf

Download (429kB)
[img] Text
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (520kB)
[img] Text
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (481kB)
[img] Text
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (629kB)
[img] Text
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (401kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (379kB)
[img] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan akhlak sosial pada anak usia dini khususnya bagi anak – anak dengan latar belakang sosial dan ekonomi yang rentan seperti anak jalanan dan anak dari keluarga prasejahtera. Masa usia dini yang merupakan berada di fase golden age yang sangat menentukan perkembangan moral dan sosial dirinya. Peran pengajar di Sekolah Alternatif Anak Jalanan (SAAJA) menjadi sangat strategis dalam menginternalisasikan nilai – nilai akhlak sosial pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses internalisasi nilai akhlak sosial yang dilakukan oleh pengajar dengan menggunakan teori Internalisasi melalui tahapan transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai dalam membentuk perilaku mengucap dan menjawab salam, berbahasa sopan santun, serta sikap saling menghormati sesama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Pada tahap Transformasi Nilai, pengajar mengenalkan dan menjelaskan nilai – nilai akhlak sosial melalui materi secara kognitif. Pada tahap Transaksi Nila, terjadinya transaksi dua arah melalui praktik, dialog secara langsung. Dan pada tahap Transinternalisasi Nilai, peserta didik mulai membiasakan perilaku akhlak sosial dalam kehidupan sehari – hari baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah tanpa arahan dari pengajar lagi. Dengan demikian, internalisasi nilai akhlak sosial di Sekolah Alternatif Anak Jalanan (SAAJA) berperan penting dalam membentuk perilaku sosial anak usia dini yang sesuai dengan nilai – nilai islam. Kata Kunci : Internalisasi Nilai, Pengajar, Akhlak Sosial, Anak Usia Dini, Sekolah Alternatif ***** This study is motivated by the importance of shaping social ethics in early childhood, especially for children from vulnerable socio-economic backgrounds such as street children and children from underprivileged families. Early childhood is a golden age that is crucial for moral and social development. The role of teachers at the Alternative School for Street Children is very strategic in internalizing social moral values in students. This study aims to describe and analyze the process of internalizing social moral values carried out by teachers using the theory of internalization through the stages of value transformation, value transaction, and value transinternalization in shaping behavior in saying and responding to greetings, using polite language, and respecting others. This study uses a qualitative approach with a descriptive research type. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing, with data validity testing through source and technique triangulation. In the Value Transformation stage, teachers introduce and explain social moral values through cognitive materials. In the Value Transaction stage, two-way transactions occur through practice and direct dialogue. And in the Value Transinternalization stage, students begin to practice social moral behavior in their daily lives both in and outside of school without further guidance from teachers. Thus, the internalization of social moral values at Saaja plays an important role in shaping the social behavior of early childhood in accordance with Islamic values. Keywords : Internalization of Values, Teachers, Social Morals, Early Childhood, Alternative Schools

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Dr. Muhamad Ridwan Effendi, S.Pd.I., M.Ud. ; 2). Dr. Sari Narulita, M.Si.
Subjects: Filsafat, Psikologi & Agama > Islam (Ajaran Islam dan pendidikan Islam)
Pendidikan > Pendidikan Dasar > Pendidikan Anak
Divisions: FIS > S1 Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Taftazani Ulya Fauzan .
Date Deposited: 02 Apr 2026 02:30
Last Modified: 02 Apr 2026 02:30
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/66088

Actions (login required)

View Item View Item