MUHAMMAD RAYHAN REZNANDIA, . (2026) KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DALAM MENDORONG KETERBUKAAN DIRI SISWA SEBAGAI MOTIVASI BELAJAR (STUDI DESKRIPTIF PADA KELAS 11 SMK PUSPITA PERSADA JAKARTA). Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.
|
Text
COVER.pdf Download (951kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (346kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (371kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (147kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (186kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Komunikasi interpersonal antara guru dan siswa di lingkungan sekolah merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung proses pembelajaran. Di SMK Puspita Persada Jakarta, interaksi antara guru dan siswa tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian materi, tetapi juga sebagai ruang sosial yang memungkinkan terbentuknya hubungan interpersonal yang lebih dekat. Kedekatan tersebut dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam membangun komunikasi yang mampu mendorong keterbukaan diri siswa. Namun, keterbukaan diri siswa tidak terbentuk secara langsung, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti rasa percaya, kenyamanan, serta kedekatan emosional dalam hubungan komunikasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi interpersonal guru dalam mendorong keterbukaan diri siswa sebagai motivasi belajar pada siswa kelas 11 SMK Puspita Persada Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teori Penetrasi Sosial sebagai landasan analisis. Variabel utama dalam penelitian ini meliputi komunikasi interpersonal guru dan keterbukaan diri siswa, yang dianalisis melalui beberapa dimensi, yaitu komunikasi interpersonal sebagai strategi, komunikasi interpersonal sebagai proses sosial, komunikasi interpersonal yang menekankan pertukaran pesan, serta makna yang dipahami bersama dalam komunikasi interpersonal. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami secara mendalam dinamika komunikasi interpersonal antara guru dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan guru dan siswa sebagai informan utama, serta didukung oleh observasi di lingkungan sekolah dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses open coding untuk mengidentifikasi pola dan kategori dalam data penelitian. Sementara itu, keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dengan melibatkan triangulator yang memiliki latar belakang psikologi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal guru berperan penting dalam membangun kedekatan dan rasa aman bagi siswa. Strategi komunikasi seperti penyesuaian bahasa, empati, perhatian personal, serta pemilihan topik yang sesuai mampu mendorong siswa untuk lebih terbuka. Proses komunikasi yang berlangsung secara berkelanjutan dan dua arah melalui berbagai kegiatan sekolah juga memperkuat hubungan interpersonal. Namun, keterbukaan diri siswa masih bersifat bertahap dan selektif, dengan kecenderungan lebih dominan pada aspek kognitif dibandingkan emosional. Selain itu, pemaknaan pesan oleh siswa sangat dipengaruhi oleh cara guru menyampaikan informasi serta kualitas hubungan interpersonal yang terjalin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi interpersonal antara guru dan siswa memiliki peran penting dalam mendorong keterbukaan diri siswa yang berkaitan dengan motivasi belajar. Namun, keterbukaan tersebut tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses relasional yang melibatkan kedekatan emosional, kepercayaan, serta kenyamanan dalam berkomunikasi. Oleh karena itu, komunikasi interpersonal yang dibangun secara empatik dan berkelanjutan menjadi kunci dalam mendukung keterbukaan diri serta meningkatkan motivasi belajar siswa di lingkungan sekolah. Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Keterbukaan Diri, Teori Penetrasi Sosial. ***** Interpersonal communication between teachers and students in the school environment is one of the important factors in supporting the learning process. At SMK Puspita Persada Jakarta, interactions between teachers and students not only function as a medium for delivering learning materials, but also as a social space that enables the development of closer interpersonal relationships. This closeness is influenced by the teacher’s ability to build communication that encourages students’ self-disclosure. However, students’ self-disclosure does not occur instantly, but is influenced by various factors such as trust, comfort, and emotional closeness within the communication relationship. Therefore, this study aims to analyze teachers’ interpersonal communication in encouraging students’ self-disclosure as learning motivation among eleventh grade students at SMK Puspita Persada Jakarta. This study employs a descriptive qualitative approach with Social Penetration Theory as the analytical foundation. The main variables in this study include teachers’ interpersonal communication and students’ self-disclosure, which are analyzed through several dimensions, namely interpersonal communication as a strategy, interpersonal communication as a social process, interpersonal communication that emphasizes message exchange, and shared meaning in interpersonal communication. This study using a constructivist paradigm with a descriptive qualitative approach to gain an in-depth understanding of the dynamics of interpersonal communication between teachers and students. Data collection techniques include in-depth interviews with teachers and students as primary informants, supported by observation in the school environment and documentation. Data analysis was conducted through open coding to identify patterns and categories within the data. Meanwhile, data validity was tested using source triangulation involving a triangulator with a psychology background. The findings indicate that teachers’ interpersonal communication plays an important role in building students’ sense of closeness and psychological safety. Communication strategies such as language adjustment, empathy, personal attention, and appropriate topic selection encourage students to be more open. The ongoing and two-way communication process through various school activities also strengthens interpersonal relationships. However, students’ self-disclosure remains gradual and selective, with a tendency to be more dominant in the cognitive aspect than the emotional aspect. In addition, students’ interpretation of messages is strongly influenced by the way teachers deliver information and the quality of interpersonal relationships that are established. In conclusion, interpersonal communication between teachers and students plays a crucial role in encouraging students’ self-disclosure, which is closely related to learning motivation. However, such openness does not occur instantly but develops through a relational process involving emotional closeness, trust, and communication comfort. Therefore, interpersonal communication that is built empathetically and continuously becomes a key factor in supporting students’ self-disclosure and enhancing their learning motivation in the school environment. Keywords: Interpersonal Communication, Self-Disclosure, Social Penetration Theory
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1). Dr. Kinkin Yuliaty Subarsa Putri, M.Si. ; 2). Dr. Maulina Larasati Putri, S.Sos. |
| Subjects: | Ilmu Sosial > Komunikasi |
| Divisions: | FIS > S1 Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Users 33814 not found. |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 08:28 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 08:28 |
| URI: | http://repository.unj.ac.id/id/eprint/66621 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
