PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP LITERASI DIGITAL GURU SDN DI KECAMATAN CAKUNG

RIDWAN ABDULLAH, . (2026) PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP LITERASI DIGITAL GURU SDN DI KECAMATAN CAKUNG. Magister thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (653kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (460kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (506kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (475kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (291kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (255kB)
[img] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Perkembangan transformasi digital dalam pendidikan menuntut guru memiliki literasi digital yang memadai agar mampu mengintegrasikan teknologi secara efektif dalam proses pembelajaran. Namun demikian, tingkat literasi digital guru masih menunjukkan variasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor organisasi sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya sekolah terhadap literasi digital guru Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Cakung, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 890 guru ASN pada 42 SD Negeri di Kecamatan Cakung, dengan populasi terjangkau sebanyak 433 guru pada 16 sekolah. Sampel penelitian sebanyak 208 guru ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik multistage proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji persyaratan analisis, regresi linear sederhana, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi digital guru (t = 4,052; p < 0,05), sedangkan budaya sekolah juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi digital guru (t = 6,104; p < 0,05). Secara simultan, kepemimpinan transformasional dan budaya sekolah berpengaruh signifikan terhadap literasi digital guru (F = 27,817; p < 0,05) dengan koefisien determinasi sebesar 21,3%. Analisis koefisien beta menunjukkan bahwa budaya sekolah memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan kepemimpinan transformasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi digital guru tidak hanya ditentukan oleh faktor individual, tetapi juga dipengaruhi secara signifikan oleh kepemimpinan kepala sekolah dan budaya sekolah yang mendukung kolaborasi, inovasi, serta transformasi digital pendidikan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kebijakan dan praktik manajemen pendidikan dalam memperkuat kompetensi digital guru. Kata Kunci: kepemimpinan transformasional, budaya sekolah, literasi digital guru, manajemen pendidikan, sekolah dasar. Perkembangan transformasi digital dalam pendidikan menuntut guru memiliki literasi digital yang memadai agar mampu mengintegrasikan teknologi secara efektif dalam proses pembelajaran. Namun demikian, tingkat literasi digital guru masih menunjukkan variasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor organisasi sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya sekolah terhadap literasi digital guru Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Cakung, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 890 guru ASN pada 42 SD Negeri di Kecamatan Cakung, dengan populasi terjangkau sebanyak 433 guru pada 16 sekolah. Sampel penelitian sebanyak 208 guru ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik multistage proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji persyaratan analisis, regresi linear sederhana, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi digital guru (t = 4,052; p < 0,05), sedangkan budaya sekolah juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi digital guru (t = 6,104; p < 0,05). Secara simultan, kepemimpinan transformasional dan budaya sekolah berpengaruh signifikan terhadap literasi digital guru (F = 27,817; p < 0,05) dengan koefisien determinasi sebesar 21,3%. Analisis koefisien beta menunjukkan bahwa budaya sekolah memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan kepemimpinan transformasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi digital guru tidak hanya ditentukan oleh faktor individual, tetapi juga dipengaruhi secara signifikan oleh kepemimpinan kepala sekolah dan budaya sekolah yang mendukung kolaborasi, inovasi, serta transformasi digital pendidikan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kebijakan dan praktik manajemen pendidikan dalam memperkuat kompetensi digital guru. **** The rapid advancement of digital transformation in education requires teachers to possess adequate digital literacy competencies to effectively integrate technology into teaching and learning processes. However, teachers’ digital literacy levels remain varied and are influenced by organizational factors within schools. This study aimed to examine the effects of transformational leadership and school culture on teachers’ digital literacy among public elementary school teachers in Cakung District, both individually and simultaneously. The study employed a quantitative survey approach. The target population consisted of 890 civil servant teachers from 42 public elementary schools, while the accessible population included 433 teachers from 16 schools. A total of 208 teachers were selected using the Slovin formula and multistage proportional random sampling technique. Data were collected through validated and reliable Likert-scale questionnaires. Data analysis involved descriptive statistics, assumption testing, simple linear regression, and multiple regression analysis. The findings revealed that transformational leadership had a positive and significant effect on teachers’ digital literacy (t = 4.052; p < 0.05). School culture also demonstrated a positive and significant effect on teachers’ digital literacy (t = 6.104; p < 0.05). Simultaneously, transformational leadership and school culture significantly influenced teachers’ digital literacy (F = 27.817; p < 0.05), explaining 21.3% of the variance in the dependent variable. Furthermore, standardized beta coefficients indicated that school culture exerted a stronger influence on teachers’ digital literacy than transformational leadership. The study concludes that teachers’ digital literacy is shaped not only by individual capabilities but also by organizational factors, particularly leadership practices and a supportive school culture that fosters collaboration, innovation, and digital transformation. These findings provide important implications for educational management policies and school improvement initiatives aimed at strengthening teachers’ digital competencies in the digital era.

Item Type: Thesis (Magister)
Additional Information: 1). Prof. Dr. Neti Karnati, M.Pd; 2). Dr. Mohammad Sofwan Effendi, M.Ed.
Subjects: Manajemen > Pendidikan, Riset Penelitian Bisnis
Divisions: FIP > S2 Manajemen Pendidikan
Depositing User: Ridwan Abdullah .
Date Deposited: 31 Jul 2026 03:12
Last Modified: 31 Jul 2026 03:12
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/67639

Actions (login required)

View Item View Item