Tion Iswanto, . (2026) ANALISIS HAMBATAN DAN SOLUSI MAHASISWA TUNANETRA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI PRODI PAI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.
|
Text (Cover)
Cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Bab 1)
Bab 1.pdf Download (174kB) |
|
|
Text (Bab 2)
Bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (213kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab 3)
Bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (174kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab 4)
Bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (452kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab 5)
Bab 5.pdf Restricted to Registered users only Download (174kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Download (181kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembelajaran Bahasa Arab sebagai kompetensi akademik dasar bagi mahasiswa Prodi PAI Universitas Negeri Jakarta untuk memahami sumber ajaran Islam dan literatur keislaman. Penguasaan kompetensi tersebut menjadi lebih kompleks bagi mahasiswa tunanetra karena Bahasa Arab mencakup bunyi, kosakata, tata bahasa, sistem tulisan, serta empat keterampilan berbahasa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis hambatan serta solusi pembelajaran Bahasa Arab yang dialami mahasiswa tunanetra. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lima mahasiswa tunanetra sebagai informan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan ditemukan pada keempat keterampilan berbahasa yang saling berkaitan. Dalam keterampilan menyimak, informasi visual yang tidak dialihkan ke dalam penjelasan verbal menghambat pemahaman. Hambatan membaca meliputi keterbatasan akses terhadap teks Arab, penguasaan Arab Braille yang belum merata, belum optimalnya teknologi pembaca layar, serta kebutuhan penyesuaian bagi mahasiswa low vision. Adapun dalam keterampilan berbicara, kemampuan mahasiswa masih bertumpu pada hafalan sehingga kesulitan merespons secara spontan. Sementara itu, dalam keterampilan menulis, media yang digunakan belum selalu menghasilkan tulisan yang dapat dibaca dan dinilai langsung oleh dosen. Solusi yang dilakukan meliputi bantuan teman sebaya, penggunaan Braille dan media digital, pengulangan materi melalui audio atau teknologi berbasis suara, serta penyesuaian cara belajar dan evaluasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hambatan pembelajaran Bahasa Arab tidak hanya berkaitan dengan kondisi ketunanetraan, tetapi juga dipengaruhi oleh aksesibilitas media, bahan ajar, teknologi, metode, dan evaluasi pembelajaran yang belum optimal. Kata kunci: mahasiswa tunanetra, pembelajaran Bahasa Arab, hambatan, solusi, aksesibilitas pembelajaran. ***** This study was motivated by the importance of Arabic language learning as a fundamental academic competency for students of the Islamic Education Study Program at Universitas Negeri Jakarta in understanding Islamic sources and literature. However, acquiring this competency is more challenging for blind students because learning Arabic involves its sound system, vocabulary, grammar, writing system, and four language skills. This study aims to describe and analyze the barriers and solutions experienced by blind students in learning Arabic. The study employed a descriptive qualitative approach involving five blind students as the primary informants. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, and were analyzed using the Miles and Huberman model through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that barriers were identified across the four interrelated language skills. In listening, the absence of verbal explanations for visual information hindered students’ comprehension. Reading barriers included limited access to Arabic texts, uneven proficiency in Arabic Braille, the limited effectiveness of screen reader technology, and the need for appropriate accommodations for students with low vision. In speaking, students relied heavily on memorization, making it difficult for them to respond spontaneously. Meanwhile, in writing, the available media did not always enable lecturers to read and assess students’ written work directly. The solutions included peer support, the use of Braille and digital media, repeated learning through audio materials and speech- based technologies, as well as adjustments to learning strategies and assessment methods. This study concludes that the barriers to learning Arabic are not solely related to visual impairment but are also influenced by the accessibility of learning media, instructional materials, technology, teaching methods, and assessment practices.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1). Dr. Andy Hadiyanto, M.A; 2). Ahmad Hakam, M.A., Ph.D. |
| Subjects: | Filsafat, Psikologi & Agama > Islam (Ajaran Islam dan pendidikan Islam) |
| Divisions: | FIS > S1 Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Users 34751 not found. |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 03:35 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 03:35 |
| URI: | http://repository.unj.ac.id/id/eprint/67733 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
