PENGALAMAN MENGAJAR GURU DALAM PEMBELAJARAN VOKASIONAL CETAK SABLON DIGITAL UNTUK SISWA DENGAN AUTISME DI MAITRI SCHOOL JAKARTA

YASMIN NURUL BARKAH, . (2026) PENGALAMAN MENGAJAR GURU DALAM PEMBELAJARAN VOKASIONAL CETAK SABLON DIGITAL UNTUK SISWA DENGAN AUTISME DI MAITRI SCHOOL JAKARTA. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab 1 Pendahuluan.pdf

Download (333kB)
[img] Text
Bab 2 Landasan Teori.pdf
Restricted to Registered users only

Download (434kB) | Request a copy
[img] Text
Bab 3 Metodologi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (399kB) | Request a copy
[img] Text
Bab 4 Hasil dan Pembahasan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (641kB) | Request a copy
[img] Text
Bab 5 Kesimpulan dan Saran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (318kB) | Request a copy
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (293kB)
[img] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam pengalaman mengajar guru dalam pembelajaran vokasional cetak sablon digital untuk siswa dengan autisme di Maitri School Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif naratif jenis studi biografi dengan subjek penelitian adalah seorang guru vokasional cetak sablon digital. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Tahapan analisis data meliputi pengorganisasian data, pembacaan mendalam, penyusunan ulang cerita secara kronologis (restorying), pengkodean tematik, dan penyajian narasi. Hasil penelitian menunjukkan empat aspek utama. Pertama, latar belakang pendidikan guru sebagai sarjana bimbingan konseling serta masa kerja guru kurang lebih 8 tahun membentuk kesiapan guru dalam mengajar siswa dengan autisme, yang disertai dengan motivasi intrinsik berupa cinta, tanggungjawab, empati, dan perasaan bangga atas kemajuan siswa, serta dipengaruhi dengan pengalaman masa lalu yang pernah dialami oleh guru. Kedua, refleksi guru tercermin dalam tiga dimensi, yaitu pengetahuan dalam tindakan berupa kemampuan guru untuk berpikir dan bertindak secara fleksibel sesuai dinamika kelas, refleksi dalam tindakan berupa penyesuaian strategi secara langsung saat menghadapi situasi tidak terduga, dan refleksi atas tindakan melalui jurnal refleksi harian dan observasi ABCD. Ketiga, strategi mengajar dikembangkan melalui metode demonstrasi dan kesepakatan belajar berbentuk visual schedule untuk memenuhi kebutuhan dan karakteristik siswa. Keempat, tantangan berupa keterbatasan ruang dan keberagaman perilaku siswa dimaknai guru sebagai sarana untuk terus berkembang, sedangkan keberhasilan dimaknai dari peningkatan sekecil apapun yang ditunjukkan siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran vokasional untuk siswa dengan autisme menuntut kesabaran, fleksibilitas, dan refleksi berkelanjutan dari guru. Refleksi yang konsisten terbukti menjadi kunci pengembangan kemampuan mengajar yang adaptif. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan lebih banyak guru untuk memperluas pemahaman tentang pengalaman mengajar vokasional bagi siswa dengan autisme. ***** This study aims to provide an in-depth description of a teacher’s teaching experiences in a digital screen printing vocational program for students with autism at Maitri School in Jakarta. This study employs a qualitative narrative approach in the form of a biographical study, with the research subject being a digital screen printing vocational teacher. The research stages include data collection through interviews, observations, and documentation. The data analysis stages included organizing the data, in-depth reading, chronological restorying, thematic coding, and narrative presentation. The research findings reveal four main aspects. First, the teacher’s educational background as a graduate in guidance and counseling, along with 8 years of teaching experience, has prepared the teacher to instruct students with autism. This is accompanied by intrinsic motivation such as love, responsibility, empathy, and a sense of pride in the student’s progress, and is influenced by the teacher’s past experiences. Second, teacher’s reflections are manifested in three dimensions, knowledge-in-action the ability to think and act flexibly in response to classroom dynamics, reflection-in-action the immediate adjustment of strategies when facing unexpected situations, and reflection-on-action through daily reflection journals and ABCD observations. Third, teaching strategies were developed through demonstrations and learning agreements in the form of visual schedules to meet the student needs and accommodate their characteristics. Fourth, challenges such as limited space and diverse student behaviors were viewed by teachers as opportunities for continuous growth, while success was measured by even the smallest improvements demonstrated by students. This study confirms that vocational instruction for students with autism requires patience, flexibility, and ongoing reflection on the part of teachers. Consistent reflection has proven to be key to developing adaptive teaching skills. Further research is recommended to involve more teachers in order to broaden our understanding of the experience of providing vocational instruction to students with autism.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Dra. Siti Nuraini P, M.Sp.Ed.; 2). Suprihatin, M.Ed, Ed.D.
Subjects: Pendidikan > Evaluasi Pendidikan
Pendidikan > Pendidikan Khusus
Pendidikan > Kualifikasi dan Profesionalitas Guru
Pendidikan > Aneka Ragam tentang Pendidikan
Divisions: FIP > S1 Pendidikan Luar Biasa
Depositing User: Yasmin Nurul Barkah .
Date Deposited: 10 Aug 2026 02:33
Last Modified: 10 Aug 2026 02:33
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/69455

Actions (login required)

View Item View Item