IRHAM MAULANA FIRDAUS, . (2026) Rancang Bangun Jig Pengasah Mata Bor Yang Diaplikasikan Pada Gerinda Duduk. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (258kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (382kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (402kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (576kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (249kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (227kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (581kB) | Request a copy |
Abstract
Proses pengasahan mata bor secara manual pada mesin gerinda duduk masih sangat bergantung pada keterampilan operator, sehingga sering menghasilkan sudut pengasahan yang tidak seragam dan memengaruhi kualitas hasil pengeboran. Ketidakkonsistenan sudut pengasahan menyebabkan kedua sisi mata potong tidak bekerja secara seimbang, sehingga mengurangi ketajaman mata bor, memperpanjang waktu pengasahan, serta menghasilkan lubang pengeboran yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengetahui cara kerja, dan membuat jig pengasah mata bor pada mesin gerinda duduk yang mampu menghasilkan pengasahan secara lebih presisi dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang meliputi tahap identifikasi kebutuhan, perancangan produk menggunakan Autodesk Inventor, simulasi kekuatan struktur dengan material Aluminium 6061, proses fabrikasi, perakitan, serta pengujian kinerja jig. Pengujian dilakukan dengan membandingkan hasil pengasahan menggunakan jig dan tanpa menggunakan jig pada sudut pengasahan 118° dan 135°. Parameter yang diamati meliputi waktu pengasahan serta kualitas hasil pengeboran berdasarkan kondisi permukaan lubang dan karakteristik geram yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jig pengasah mata bor berhasil dirancang, dibuat, dan diaplikasikan pada mesin gerinda duduk. Penggunaan jig mampu mempertahankan posisi mata bor sehingga sudut pengasahan menjadi lebih konsisten dibandingkan pengasahan secara manual. Selain itu, penggunaan jig menghasilkan waktu pengasahan yang lebih singkat, yaitu sekitar 42,47 detik pada sudut 118° dan 46,18 detik pada sudut 135°, sedangkan pengasahan secara manual memerlukan waktu sekitar 3 menit. Hasil pengeboran menggunakan mata bor yang diasah dengan jig juga menunjukkan permukaan lubang yang lebih halus, burr yang lebih sedikit, serta geram yang lebih seragam, sehingga menunjukkan kualitas pemotongan yang lebih baik. Dengan demikian, jig yang dirancang mampu meningkatkan presisi dan efisiensi proses pengasahan mata bor pada mesin gerinda duduk. Kata kunci: Autodesk Inventor, efisiesi, gerinda duduk, jig pengasah mata bor, pengasahan mata bor, presisi, Research and Development.*****The manual sharpening process of twist drill bits using a bench grinder is highly dependent on the operator's skill, often resulting in inconsistent sharpening angles that affect drilling quality. Inaccurate sharpening angles cause the cutting edges of the drill bit to become unbalanced, reducing cutting performance, increasing sharpening time, and producing poor-quality drilled holes. Therefore, this study aimed to design, develop, and evaluate a drill bit sharpening jig for a bench grinder capable of producing a more precise and efficient sharpening process. This study employed the Research and Development (R&D) method, which consisted of needs identification, product design using Autodesk Inventor, structural simulation using Aluminium 6061 material, fabrication, assembly, and performance testing of the sharpening jig. The performance evaluation was conducted by comparing drill bit sharpening using the designed jig with conventional manual sharpening at sharpening angles of 118° and 135°. The observed parameters included sharpening time and drilling performance based on the quality of the drilled holes and the characteristics of the produced chips. The results showed that the drill bit sharpening jig was successfully designed, manufactured, and implemented on a bench grinder. The developed jig was able to maintain the drill bit position during the sharpening process, resulting in more consistent sharpening angles than manual sharpening. Furthermore, the sharpening process using the jig required only 42.47 seconds at a 118° sharpening angle and 46.18 seconds at a 135° sharpening angle, while the manual sharpening process required approximately 3 minutes. Drill bits sharpened using the jig also produced smoother hole surfaces, fewer burrs, and more uniform chips, indicating improved cutting performance. These findings demonstrate that the proposed jig improves the precision and efficiency of the drill bit sharpening process and can serve as an effective supporting device for bench grinder operations. Keywords: Autodesk Inventor, bench grinder, drill bit sharpening, drill bit sharpening jig, efficiency, precision, Research and Development.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1). Lukman Arhami, S.Pd., M.T. 2). Ahmad Lubi, M.Pd., M.T. |
| Subjects: | Teknologi dan Ilmu Terapan > Teknik Mesin, Mekanika Teknik Teknologi dan Ilmu Terapan > Manufaktur |
| Divisions: | FT > D IV Teknologi Rekayasa Manufaktur |
| Depositing User: | Irham Maulana Firdaus . |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 07:26 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 07:26 |
| URI: | http://repository.unj.ac.id/id/eprint/71316 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
