SABRINA WIDYASTUTI SUTANTO, . (2026) PENGELOLAAN PERTUNJUKAN WAYANG ORANG BHARATA SEBAGAI EVENT TOURISM DALAM PEMASARAN SENI PERTUNJUKAN TRADISIONAL. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.
|
Text
File COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
File BAB 1.pdf Download (359kB) |
|
|
Text
File BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (450kB) | Request a copy |
|
|
Text
File BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (369kB) | Request a copy |
|
|
Text
File BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (716kB) | Request a copy |
|
|
Text
File BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (293kB) | Request a copy |
|
|
Text
File Daftar Pustaka.pdf Download (386kB) |
|
|
Text
File Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Wayang Orang Bharata merupakan salah satu seni pertunjukan tradisional yang hingga kini masih mampu mempertahankan eksistensinya di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi hiburan masyarakat. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari pengelolaan pertunjukan yang terencana serta strategi pemasaran yang menjadikan Wayang Orang Bharata sebagai bagian dari event tourism. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Wayang Orang Bharata sebagai event tourism dalam pemasaran seni pertunjukan tradisional serta menganalisis strategi pengelolaan pertunjukan yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, studi pustaka, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teori manajemen seni pertunjukan William J. Byrnes dan teori event tourism milik Donald Getz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wayang Orang Bharata menerapkan pengelolaan pertunjukan melalui penyusunan naskah, bedah naskah, pemilihan pemeran, pelaksanaan pertunjukan, pemasaran, hingga evaluasi. Temuan tersebut sejalan dengan konsep manajemen seni pertunjukan William J. Byrnes yang menekankan pentingnya perencanaan, pengorganisasian, pengelolaan sumber daya, pemasaran, dan evaluasi. Berdasarkan teori event tourism Donald Getz, Wayang Orang Bharata memenuhi karakteristik event as attractions, periodic event, dan art and entertainment event melalui pertunjukan rutin, pemanfaatan media digital, serta kemampuannya menarik wisatawan. Namun, pengelola masih menghadapi kendala berupa keterbatasan jadwal pertunjukan, dukungan pemerintah, dan dana operasional. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pengelola, pemerintah, dan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan Wayang Orang Bharata sebagai daya tarik event tourism. ***** Wayang Orang Bharata is one of Indonesia's traditional performing arts that has successfully maintained its existence despite rapid technological advancements and changing patterns of public entertainment consumption. This sustainability is supported by well-planned performance management and marketing strategies that position Wayang Orang Bharata as part of event tourism. This study aims to examine the role of Wayang Orang Bharata as an event tourism attraction in marketing traditional performing arts and to analyze the performance management strategies implemented. This research employed a qualitative approach using a descriptive method. Data were collected through interviews, observations, literature review, and documentation, while data analysis was conducted using William J. Byrnes' performing arts management theory and Donald Getz's event tourism theory. The findings indicate that Wayang Orang Bharata implements structured performance management through script development, script review, cast selection, performance execution, marketing, and evaluation. These findings are consistent with William J. Byrnes' performing arts management theory, which emphasizes the importance of planning, organizing, human resource management, marketing, and evaluation. Based on Donald Getz's event tourism theory, Wayang Orang Bharata fulfills the characteristics of event as attractions, periodic event, and art and entertainment event through regular performances, the use of digital media, and its ability to attract tourists. However, the management still faces challenges, including limited performance schedules, insufficient government support, and operational funding constraints. Therefore, stronger collaboration among the management, government, and the community is necessary to ensure the sustainability of Wayang Orang Bharata as an event tourism attraction.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1). Dr. Deden Haerudin, S.Sn., M.Sn. ; 2). Drs. Ida Bagus Ketut Sudiasa, M.Sn. |
| Subjects: | Kesenian > Seni Tari Ilmu Sosial > Pariwisata |
| Divisions: | FBS > S1 Pendidikan Tari |
| Depositing User: | Sabrina Widyastuti Sutanto . |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 10:40 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 10:40 |
| URI: | http://repository.unj.ac.id/id/eprint/73092 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
