TARI GAMA GANDRUNG SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER DALAM SENI PERTUNJUKAN

QOTRUNNADA SALSABILA PUTRI ENDHI KUSUMO, . (2026) TARI GAMA GANDRUNG SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER DALAM SENI PERTUNJUKAN. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (391kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (449kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (382kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (304kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (297kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (920kB) | Request a copy

Abstract

Seni pertunjukan tidak hanya berfungsi sebagai media ekspresi artistik, tetapi juga memiliki potensi sebagai media pendidikan karakter melalui penyampaian nilai-nilai budaya dan moral. Tari Gama Gandrung merupakan karya tari kreasi yang terinspirasi dari perjalanan sejarah Gandrung Banyuwangi, khususnya transformasi dari Gandrung Lanang menjadi Gandrung Wadon. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk penyajian Tari Gama Gandrung, mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis peran Tari Gama Gandrung sebagai media pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilaksanakan di Sanggar Swargaloka, Jakarta Timur. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan narasumber yang terdiri atas koreografer, penari, pemusik, dan penata busana. Data dianalisis secara kualitatif untuk memperoleh pemahaman mengenai bentuk penyajian, nilai-nilai pendidikan karakter, serta peran Tari Gama Gandrung sebagai media pendidikan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyajian Tari Gama Gandrung merepresentasikan perjalanan sejarah Gandrung Banyuwangi melalui perpaduan unsur gerak, musik, tata busana, properti, dan alur dramatik. Nilai-nilai pendidikan karakter yang ditemukan meliputi disiplin, tanggung jawab, kerja sama, cinta terhadap budaya Gandrung Banyuwangi, dan nasionalisme. Nilai-nilai tersebut dianalisis berdasarkan konsep pendidikan karakter Thomas Lickona yang meliputi dimensi moral knowing, moral feeling, dan moral action. Tari Gama Gandrung berperan sebagai media pendidikan karakter melalui proses penciptaan, latihan, dan penyajian pertunjukan yang memberikan pengalaman berkesenian kepada penari. Nilai-nilai pendidikan karakter diinternalisasikan melalui keterlibatan penari dalam memahami konsep karya, menjalani proses latihan, serta menghayati dan menyajikan pertunjukan sesuai dengan gagasan koreografer. Dengan demikian, Tari Gama Gandrung tidak hanya berfungsi sebagai karya seni pertunjukan, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter. Kata kunci: Tari Gama Gandrung, pendidikan karakter, seni pertunjukan, nilai karakter, Gandrung Banyuwangi. ***** Performing arts serve not only as a medium of artistic expression but also have the potential to function as a medium for character education through the transmission of cultural and moral values. Gama Gandrung Dance is a creative dance work inspired by the historical journey of Gandrung Banyuwangi, particularly the transformation from Gandrung Lanang to Gandrung Wadon. This study aims to describe the presentation form of Gama Gandrung Dance, identify the character education values embedded within it, and analyze its role as a medium for character education. This study employed a qualitative research method using a case study approach. The research was conducted at Swargaloka Dance Studio, East Jakarta. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving the choreographer, dancers, musicians, and costume designer as research participants. The data were analyzed qualitatively to obtain an in-depth understanding of the dance presentation, character education values, and the role of Gama Gandrung Dance as a medium for character education. The findings reveal that the presentation form of Gama Gandrung Dance represents the historical journey of Gandrung Banyuwangi through the integration of movement, music, costumes, properties, and dramatic structure. The character education values identified include discipline, responsibility, cooperation, appreciation of Gandrung Banyuwangi culture, and nationalism. These values were analyzed based on Thomas Lickona's character education framework, which consists of the dimensions of moral knowing, moral feeling, and moral action. Gama Gandrung Dance plays a role as a medium for character education through its processes of creation, rehearsal, and performance, providing dancers with meaningful artistic experiences. Character education values are internalized through the dancers' involvement in understanding the concept of the work, participating in rehearsals, and performing the choreography in accordance with the choreographer's artistic vision. Therefore, Gama Gandrung Dance functions not only as a performing art but also as a medium for character education. Keywords: Gama Gandrung Dance, character education, performing arts, character values, Gandrung Banyuwangi.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). B. Kristiono Soewardjo, S.E., S.Sn., M.Sn. ; 2). Rines Onyxi Tampubolon, S.Sn., M.Sn.
Subjects: Kesenian > Seni Tari
Divisions: FBS > S1 Pendidikan Tari
Depositing User: Qotrunnada Salsabila Putri Endhi Kusumo .
Date Deposited: 27 Aug 2026 03:54
Last Modified: 27 Aug 2026 03:54
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/73246

Actions (login required)

View Item View Item