BUDAYA PENGASUHAN ANAK CASCADE MAHAKAM PADA KEPEDULIAN LINGKUNGAN ALAM (Studi Etnografi Anak Usia 6-8 Tahun di Desa Jantur, Kecamatan Muara Muntai, Kalimantan Timur)

FARNY SUTRIANY JAFAR, . (2026) BUDAYA PENGASUHAN ANAK CASCADE MAHAKAM PADA KEPEDULIAN LINGKUNGAN ALAM (Studi Etnografi Anak Usia 6-8 Tahun di Desa Jantur, Kecamatan Muara Muntai, Kalimantan Timur). Doktor thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
1. COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2, BAB 1.pdf

Download (857kB)
[img] Text
3. BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (872kB) | Request a copy
[img] Text
4. BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (722kB) | Request a copy
[img] Text
5. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
6. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (780kB) | Request a copy
[img] Text
7. BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (447kB) | Request a copy
[img] Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (768kB)
[img] Text
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Konteks lokal tentang pengasuhan anak usia dini di Indonesia pada masyarakat Sempadan Sungai masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi etnoparenting berbasis budaya pengasuhan masyarakat etnik Banjar di Desa Jantur, Kalimantan Timur ditinjau dari isu perilaku peduli lingkungan di dalam dimensi PAUD. Riset ini menggunakan desain etnografi dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Informan penelitian ini terdiri dari 3 orang informan dari tokoh masyarakat, 2 aparatur Desa, 5 Orangtua, 3 orang sebagai Guru dan 2 orang Kepala Sekolah TK dan SD di Desa Jantur yang melibatkan beberapa pakar bidang antropologi, sosiologi, psikologi dan PAUD untuk memperoleh masukan pengembangan kualitas rumusan indikator instrumen. Analisis data dilakukan melalui pendekatan tematik. Hasil penelitian menghasilkan temuan; 1. Budaya di Desa Jantur identik dengan etnis Banjar yang memegang nilai-nilai Islam sebagai dasar kehidupan bermasyarakat serta aktivitas perekenomian dari hilirisasi Sungai di Desa Jantur sebagai pusat para nelayan, yaitu Manggaduh Anak dan Baayun (Senandung) Shalawat; 2. Internalisasi budaya pengasuhan anak usia dini bagi masyarakat Desa Jantur (Cascade Mahakam) melibatkan ekosistem sosial dan spiritual, yaitu ayah (abah) bertanggung jawab atas pembentukan mental kemandirian, ketegasan adab (gotong royong), serta mengenalkan anak pada dunia nelayan (mengenal cara berenang, menangkap ikan, memperbaiki perahu) atau masjid (ibadah); ibu bertanggung jawab atas kasih sayang fisik, pekerjaan harian di rumah, dan membantu perkerjaan abah (mengenalkan pengolahan ikan asin); lingkaran keluarga besar (bubuhan dan kerabat); dan lingkaran spiritual dan adat (tokoh masyarakat) 3. Anak tumbuh dengan kepedulian pada lingkungan alam dengan menjaga ekosistem sungai dengan baik, memiliki keterampilan hidup sebagai nelayan, memiliki sikap gorong royong, religius dan bertanggung jawab merupakan dampak budaya pengasuhan anak usia dini di Desa Jantur. Implikasi penelitian ini mengevaluasi para stakeholder perlu mempertimbangkan untuk dilakukan pengembangan program pembelajaran berbasis peduli lingkungan pada riset selanjutnya. Kata Kunci: Ethno-Parenting; Cascade Mahakam; Peduli Lingkungan Alam.

Item Type: Thesis (Doktor)
Additional Information: 1). Dr. M. Syarif Sumantri, M. Pd 2). Dr. Nurbiana Dhieni, M. Psi
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Dasar > Pendidikan Anak
Divisions: PASCASARJANA > S3 Pendidikan Anak Usia Dini
Depositing User: FARNY SUTRIANY JAFAR .
Date Deposited: 01 Sep 2026 08:22
Last Modified: 01 Sep 2026 08:22
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/73597

Actions (login required)

View Item View Item