PERAN BURSA EFEK INDONESIA DALAM PERKEMBANGAN PASAR MODAL 2007 – 2013

ANDIKA HARITDZY AFDA, . (2026) PERAN BURSA EFEK INDONESIA DALAM PERKEMBANGAN PASAR MODAL 2007 – 2013. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
Cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (412kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (442kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (707kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (238kB) | Request a copy
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (332kB)
[img] Text
Lampiran dan Daftar Riwayat Hidup.pdf
Restricted to Registered users only

Download (978kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji sejarah dan perkembangan kebijakan ekonomi nasional serta dinamika kelembagaan pasar modal Indonesia mulai dari era konsolidasi bursa hingga pembentukan sistem perlindungan investor pada rentang waktu 2007–2013. Fokus utama penelitian ini adalah mendeskripsikan dinamika arah kebijakan ekonomi Indonesia mempengaruhi pasar modal dalam rentang tahun 2007–2013 dan peran Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam mendorong perkembangan dan stabilitas pasar modal Indonesia pada periode 2007–2013 tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah melalui tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi, dan penulisan sejarah. Sumber penelitian terdiri atas sumber primer berupa dokumen arsip dan laporan keuangan sezaman, serta sumber sekunder berupa buku, jurnal, dan karya ilmiah relevan. Pendekatan penulisan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-naratif dengan teknik pengambilan data pada penelitian ini dengan menggunakan metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arah kebijakan ekonomi nasional secara struktural melibatkan perkembangan internal maupun eksternal organisasi bursa. Bermula dari penggabungan Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya berubah menjadi Bursa Efek Indonesia, kemudian berubah menjadi entitas Self-Regulatory Organization (SRO) tunggal dan kemudian bertransformasi melalui modernisasi infrastruktur perdagangan melalui sistem Jakarta Automatic Trading System NextG, perluasan instrumen indeks saham baru, serta peluncuran Sharia Online Trading System untuk memperkuat pasar modal syariah. Transformasi ini dipengaruhi adanya dinamika eksternal bursa seperti implementasi Triple Track Strategy dan peluncuran kebijakan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) guna merespons hantaman krisis finansial global 2008 yang mempercepat terjadinya transformasi struktural dalam pasar modal nasional. Dinamika internal juga turut mempengaruhi transformasi kelembagaan ini seperti integrasi ekosistem pasar modal yang kemudian disempurnakan dengan pendirian PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia sebagai jaring pengaman finansial guna memitigasi risiko administrasi efek. Pada penelitian ini menegaskan bahwa transformasi kelembagaan pasar modal tidak hanya sekedar perubahan nama dan konsolidasi fisik, namun juga merupakan sebuah respons adaptif dan strategi bertahan dalam menghadapi tekanan krisis ekonomi global serta memantapkan kekuatan ekonomi nasional di tingkat global. Kata kunci: Bursa Efek Indonesia, Kebijakan Ekonomi, Pasar Modal Syariah, Perlindungan Investor, Self-Regulatory Organization ***** This study examines the history of national economic policies and the institutional dynamics of the Indonesian capital market from stock exchange consolidation to the investor protection system setup during 2007–2013. It focuses on how Indonesia’s economic policies influenced the capital market and the role of the Indonesia Stock Exchange (IDX) in driving stability. Utilizing the historical method (heuristics, verification, interpretation, and historiography), this descriptive-narrative study collects data through a literature review of primary archival documents, contemporary financial reports, and relevant secondary sources. The results show that national economic policy directions structurally transformed the exchange’s internal and external dynamics. This began with the merger of the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges into the IDX as a single Self-Regulatory Organization (SRO) entity. It then modernized its trading infrastructure via the Jakarta Automatic Trading System-NextG, expanded index instruments, and launched the Sharia Online Trading System. Externally, this transformation was driven by the Triple Track Strategy and the Masterplan for Acceleration and Expansion of Indonesia's Economic Development (MP3EI) to mitigate the 2008 global financial crisis. Internally, the capital market ecosystem integration culminated in establishing the Indonesia Securities Investor Protection Fund to minimize securities administration risks. In conclusion, this institutional transformation was not merely a name change or physical consolidation. Instead, it represents an adaptive response and survival strategy to counter global economic crises while solidifying national economic strength globally.\ Keywords: Economic Policy, Indonesia Stock Exchange, Islamic Capital Market, Investor Protection, Self-Regulatory Organization (SRO).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Dr. M. Fakhruddin, M.Si. ; 2). Dr. Kurniawati, M.Si.
Subjects: Ilmu Sosial > Sejarah Ekonomi, Kondisi Ekonomi
Ilmu Sosial > Perdagangan, e-commerce
Ilmu Sosial > Keuangan
Ilmu Politik > Pemerintahan Lokal dan Sistem Pemerintahan Negara
Divisions: FIS > S1 Pendidikan Sejarah
Depositing User: Andika Haritdzy Afda .
Date Deposited: 29 Jul 2026 13:24
Last Modified: 29 Jul 2026 13:24
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/67637

Actions (login required)

View Item View Item