AGIL SYAKHIROTUL RIZKIYAH, . (2026) PERSEPSI GURU TERHADAP ATTITUDE PESERTA DIDIK GENERASI ALPHA DALAM PEMBELAJARAN (STUDI KASUS PADA PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 20 JAKARTA). Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (357kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (577kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (593kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (822kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (231kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (344kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti persepsi guru di SMP Negeri 20 Jakarta terhadap attitude peserta didik Generasi Alpha dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif melalui pengisian kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Pada penelitian ini persespi guru dilihat berdasarkan 3 aspek persepsi yaitu afektif, konatif, dan kognitif. Pada persepsi afektif peserta didik telah menunjukkan beberapa sikap positif dalam pembelajaran, namun belum secara konsisten pada seluruh aspek afektif. Pada persepsi konatif perilaku nyata yang ditunjukkan peserta didik Generasi Alpha dalam pembelajaran menunjukkan adanya keseimbangan antara kecenderungan perilaku positif dan negatif sehingga memerlukan pembinaan karakter yang berkelanjutan dari guru, sekolah, dan keluarga. Pada persepsi kognitif attitude peserta didik Generasi Alpha menunjukkan masih memerlukan penguatan agar memiliki pemahaman, keyakinan, dan penilaian yang lebih baik terhadap pembelajaran, sehingga dapat mendukung terbentuknya attitude belajar yang positif dan berkelanjutan. Untuk itu diperlukan upaya meningkatkan attitude peserta didik berdasarkan 3 aspek tersebut oleh guru. Upaya untuk aspek afektif dapat dilakukan dengan membangun kedekatan emosional, memberikan teladan yang baik, serta menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna, melalui berbagai penerapan pembiasaan pagi. Upaya untuk aspek konatif dapat dilakukan dengan menyoroti pentingnya pembiasaan yang dilakukan melalui kesepakatan kelas, penerapan Program Modis (Model Disiplin), pembiasaan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH), serta penguatan yang konsisten agar perilaku positif dapat berkembang menjadi kebiasaan yang melekat pada diri peserta didik. Dan untuk aspek kognitif dapat dilakukan dengan menekankan pembelajaran aktif, pemanfaatan teknologi, pengembangan kemampuan berpikir kritis, pembelajaran yang kontekstual dan berbagai program pendukung seperti ruang membaca, pekan literasi, dan Pendalaman Materi (PM). Dengan demikian, peningkatan attitude peserta didik Generasi Alpha tidak dapat dilakukan hanya melalui satu strategi, melainkan memerlukan kolaborasi antara guru, sekolah, keluarga, serta lingkungan belajar yang mampu mengakomodasi karakteristik generasi yang tumbuh di era digital. ***** This study aims to examine the perceptions of teachers at SMP Negeri 20 Jakarta regarding the attitudes of Generation Alpha students toward learning. A descriptive method with a quantitative approach was employed, utilizing questionnaires, interviews, and documentation. Teacher perceptions were analyzed based on three aspects: affective, conative, and cognitive. Regarding the affective aspect, students demonstrated some positive attitudes toward learning, though not consistently across all affective dimensions. In terms of the conative aspect, the actual behaviors exhibited by Generation Alpha students revealed a balance between positive and negative behavioral tendencies, necessitating ongoing character guidance from teachers, the school, and families. Regarding the cognitive aspect, the students' attitudes require further reinforcement to foster better understanding, beliefs, and evaluations of the learning process, thereby supporting the formation of positive and sustainable learning attitudes. Consequently, teachers need to undertake efforts to improve student attitudes across these three aspects. Efforts addressing the affective aspect can involve building emotional rapport, setting a good example, and creating enjoyable, meaningful learning experiences through various morning routine activities. Efforts regarding the conative aspect can focus on the importance of habits established through class agreements, the implementation of the Modis (Discipline Model) Program and the "7 Habits of Great Indonesian Children" Movement (G7KAIH), as well as consistent reinforcement to ensure positive behaviors evolve into ingrained habits. Finally, efforts concerning the cognitive aspect can emphasize active learning, technology integration, critical thinking development, contextual learning, and various support programs such as reading spaces, literacy weeks, and material enrichment sessions. Thus, improving the attitudes of Generation Alpha students cannot be achieved through a single strategy; rather, it requires collaboration among teachers, schools, and families, alongside a learning environment capable of accommodating the characteristics of a generation raised in the digital era.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1). Prof. Dr. Desy Safitri, M.Si; 2). Dr. Sujarwo, M.Pd. |
| Subjects: | Pendidikan > Evaluasi Pendidikan Ilmu Sosial > Ilmu Sosial (Umum) Pendidikan > Psikologi Pendidikan Pendidikan > Aneka Ragam tentang Pendidikan |
| Divisions: | FIS > S1 Pendidikan IPS |
| Depositing User: | Users 34818 not found. |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 03:20 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 03:20 |
| URI: | http://repository.unj.ac.id/id/eprint/67784 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
