HUBUNGAN ANTARA MINDFULNESS DAN SELF COMPASSION DENGAN COUNSELOR SELF EFFICACY PADA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI KECAMATAN CENGKARENG KOTA JAKARTA BARAT

NADIYATULHAQI RASYIDAH, . (2026) HUBUNGAN ANTARA MINDFULNESS DAN SELF COMPASSION DENGAN COUNSELOR SELF EFFICACY PADA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI KECAMATAN CENGKARENG KOTA JAKARTA BARAT. Magister thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER FIX.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (440kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (345kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (486kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (440kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (287kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (228kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mindfulness dan self-compassion dengan counselor self-efficacy pada Guru Bimbingan dan Konseling (BK) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50 orang guru BK dari 26 SMK di wilayah Kecamatan Cengkareng, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh (total sampling), sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian (N=50). Pengumpulan data dilakukan menggunakan tiga instrumen psikologis terstandar dan teradaptasi, yaitu Five Facet Mindfulness Questionnaire (FFMQ) untuk mengukur mindfulness, Self-Compassion Scale (SCS) untuk mengukur self-compassion, dan Counselor Activity Self-Efficacy Scales (CASES) untuk mengukur counselor self-efficacy. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat mindfulness guru BK mayoritas berada pada kategori tinggi (54%) hingga sangat tinggi (28%). Tingkat self-compassion mayoritas berada pada kategori sedang (76%), dan tingkat counselor self-efficacy mayoritas berada pada kategori tinggi (68%). Namun demikian, hasil pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda menunjukkan temuan yang tidak signifikan. Secara parsial, variabel mindfulness tidak berhubungan signifikan terhadap counselor self-efficacy (t=0,512;p=0,611>0,05), dan variabel self-compassion juga tidak berhubungan signifikan secara parsial (t=0,796;p=0,430>0,05). Secara simultan (bersama-sama), mindfulness dan self-compassion juga tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap counselor self-efficacy pada sampel guru BK SMK di Kecamatan Cengkareng (F=2,247;p=0,117>0,05). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa kombinasi faktor psikologis internal tersebut belum mampu memberikan hubungan linier yang signifikan terhadap keyakinan diri profesional konselor dalam lingkup keterbatasan jumlah sampel yang diteliti.

Item Type: Thesis (Magister)
Additional Information: 1). Dr. Karsih, M.Pd.; 2). Dr. Wirda Hanim, M.Psi.
Subjects: Pendidikan > Bimbingan dan Konseling
Divisions: FIP > S2 Bimbingan Konseling
Depositing User: Nadiyatulhaqi Rasyidah .
Date Deposited: 21 Aug 2026 06:46
Last Modified: 21 Aug 2026 06:46
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/72747

Actions (login required)

View Item View Item