AZZAHRA SYAFITRI, . (2026) PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN ANAK USIA 4-5 TAHUN PADA MASA TRANSISI (PENELITIAN KUALITATIF DESKRIPTIF DI TK ISLAM AL-AZHAR 13 RAWAMANGUN). Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.
|
Text
COVER.pdf Download (999kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (326kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (406kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (295kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (83kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (196kB) |
|
|
Text
Lampiran dan Daftar Riwayat.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam mengembangkan kemandirian anak usia 4-5 tahun pada masa transisi masuk sekolah di TK Islam Al Azhar 13 Rawamangun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian berfokus pada dua guru kelas A dan 23 anak usia 4-5 tahun. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menjalankan tiga peran dalam mengembangkan kemandirian anak usia 4-5 tahun di masa transisi, yaitu sebagai model, fasilitator, dan motivator. Sebagai model, guru memberikan keteladanan dengan mencontohkan cara mengurus diri sendiri, seperti memakai sepatu, membawa alat makan, merapikan barang, hingga mencontohkan bagaimana berkenalan dan berbagi dengan teman. Sebagai fasilitator, guru menyediakan lingkungan dan sarana yang menstimulasi anak untuk mandiri, seperti penayangan video merapikan mainan sendiri, menyediakan mainan di koridor selama dua pekan awal agar anak dapat berpisah dari orang tua dan beradaptasi dari lingkungan rumah ke sekolah serta berbaur dengan teman, menyiapkan penyimpanan sesuai ukuran anak, serta memberi kesempatan anak menyelesaikan kegiatannya sendiri tanpa dominasi guru. Sebagai motivator, guru memberikan dorongan dan penguatan positif, baik verbal maupun nonverbal, seperti pujian, pelukan, dan kata semangat ketika anak berusaha melakukan kegiatan secara mandiri. Ketiga peran tersebut berkontribusi mengembangkan kemandirian anak usia 4-5 tahun, baik dalam aspek fisik untuk mengurus diri sendiri maupun aspek sosial-emosi, seperti datang ke sekolah tanpa menangis, berinteraksi, dan berbagi. Guru disarankan untuk terus menumbuhkan kemandirian anak melalui keteladanan, penyediaan fasilitas dan kesempatan, serta pemberian motivasi secara konsisten dalam kegiatan pembelajaran. Kata Kunci : peran guru, kemandirian, anak usia dini, masa transisi. ***** This study aims to describe the teacher’s role in developing independence in 4-5 year old children during the transition period to school at TK Islam Al-Azhar 13 Rawamangun. This research employed a descriptive qualitative method with data collected through observation, interviews, and documentation. The subjects of this study consisted of two class A teachers and 23 children aged 4-5 years. Data were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing or verification. The results show that teachers play three main roles in developing independence in 4-5 year-old children during the transition period, namely as models, facilitators, and motivators. As models, teachers provide examples of independent behavior by demonstrating self-help activities such as wearing shoes, bringing eating utensils, tidying up, and demonstrating how to get to know and share with friends. As facilitators, teachers provide an environment and resources that stimulate children to practice independence, such as showing videos about tidying up toys, preparing play equipment in the corridor during the first two weeks to help children separate from parents and adapt to the school environment, arranging storage areas at children's height, and allowing them to complete activities independently without teacher domination. As motivators, teachers provide encouragement and positive reinforcement, both verbal and nonverbal, such as praise, hugs, and word of encouragement when children attempt to independent activities. These three roles contribute to developing independence in children aged 4-5 years, both in the physical aspects of self-care and social-emotional aspects, such as coming to school without crying, interacting, and sharing. Teachers are advised to continue fostering children's independence through role models, providing facilities and opportunities, and providing consistent motivation in learning activities. Keywords: teachers’role, independence, early childhood, transition period
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1). Indah Juniasih, M.Pd. ; 2). Dr(phil) Sri Indah Pujiastuti, M.Pd. |
| Subjects: | Pendidikan > Teori, Penelitian Pendidikan Pendidikan > Pendidikan Dasar > Pendidikan Anak |
| Divisions: | FIP > S1 Pendidikan Guru PAUD |
| Depositing User: | Azzahra Syafitri . |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 03:02 |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 03:02 |
| URI: | http://repository.unj.ac.id/id/eprint/63082 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
