NADYA DEVIANI, . (2026) INTERSEKSI MODAL SOSIAL DAN KURIKULUM MULTILINGUAL DALAM MENDUKUNG ADAPTABILITAS SISWA TERHADAP TUNTUTAN INDUSTRI MODERN STUDI KASUS: SMAS BADAN PENDIDIKAN KRISTEN (BPK) PENABUR SUKABUMI. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.
|
Text
COVER.pdf Download (539kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (482kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (541kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (399kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (242kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (121kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (136kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (253kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan dan pengimplementasian kurikulum multilingual guna membentuk modal sosial yang berkontribusi untuk mendukung adaptabilitas siswa terhadap tuntutan industri modern. Fokus utama pada penelitian ini adalah memahami bagaimana strategi pembelajaran dalam kurikulum multilingual membentuk modal sosial yang dapat mendorong kemampuan adaptif siswa terhadap tuntutan industri modern dengan menggunakan pendekatan teori modal sosial oleh James Coleman (1990) dan konsep Pembelajaran Multilingual Berbasis Kurikulum oleh Gressya Pebriani Agatha Tamba et al. (2024) Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Proses pengambilan data dilakukan pada bulan Juli dan November pada tahun 2025 di SMAS BPK Penabur Sukabumi yang berlokasi di Jl. Bhayangkara No. 240, Kec. Selabatu, Kota Sukabumi, Jawa Barat, 43114. Adapun subjek penelitian terdiri dari tujuh informan yang memiliki peran strategis dalam proses pengembangan dan pengimplementasian kurikulum multilingual, yakni satu Kepala Sekolah, satu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, satu Guru Bimbingan Konseling, Dua Siswa, dan Dua Alumni. Pengumpulan data dilaksanakan melalui tiga teknik, yaitu wawancara mendalam, observasi di lokasi penelitian, serta dokumentasi yang diperoleh dari informan maupun dokumentasi langsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SMAS BPK Penabur Sukabumi memainkan peran strategis dalam membangun kemampuan adaptif siswa terhadap dinamika industri modern melalui penguatan modal sosial dalam penerapan kurikulum multilingual. Hal ini tercermin dari pelaksanaan pembelajaran akademik multibahasa dan berbagai program unggulan internasional berperan secara nyata. Interseksi keduanya berkontribusi untuk mempersiapkan siswa untuk menghadapi tuntutan dunia kerja global yang semakin kompetitif. Pendekatan ini menunjukkan efektivitas nyata dalam mendorong keterlibatan siswa di lingkungan kerja global, khususnya pada perusahaan transnasional dan internasional yang menuntut kemampuan bahasa serta modal sosial yang kuat. Data yang bersumber dari SMAS BPK Penabur Sukabumi, menunjukkan banyaknya prestasi yang telah tercetak oleh lulusannya di berbagai bidang, seperti perguruan tinggi nasional dan internasional ternama, serta keberhasilan dalam berbagai bidang karier di bisnis digital, perusahaan transnasional, sampai perusahaan internasional. Data yang tercatat adalah bahwa lebih dari 100+ alumni yang bekerja telah tersebar di berbagai negara, baik Asia maupun Eropa, seperti Singapura, Taiwan, China, Jepang, Korea, Belanda, Kanada, dan Jerman. Pencapaian ini menunjukkan bahwa SMAS BPK Penabur Sukabumi telah berhasil membentuk modal sosial melalui kurikulum multilingualnya agar siswa dan lulusan lebih berkualitas dan mampu bersaing di berbagai bidang, khususnya pada industri modern. ***** This study aims to describe the development and implementation of a multilingual curriculum to build social capital that contributes to supporting students' adaptability to modern industrial demands. The main focus of this research is to understand how the intersections between social capital and learning strategies in a multilingual curriculum shapes and promotes students' adaptibillity to modern industrial demands using James Coleman's social capital theory (1990) and the concept of Curriculum-Based Multilingual Learning by Gressya Pebriani Agatha Tamba et al. (2024) This research uses a qualitative method with a case study approach. Data collection was conducted from July and November 2025 at SMAS BPK Penabur Sukabumi, located at Jl. Bhayangkara No. 240, Kec. Selabatu, Kota Sukabumi, West Java, 43114. The research subjects consisted of seven informants who played strategic roles in the development and implementation of the multilingual curriculum, namely one School Principal, one Vice Principal for Curriculum, one Quality Assurance Chair, one Guidance Counselor, Two Students, and Two Alumnus. Data collection was gathered through three techniques: in-depth interviews, on-site observations, and documentation obtained from informants or direct documentation. The results of this study indicate that SMAS BPK Penabur Sukabumi plays a strategic role in developing students' adaptability to the dynamics of the modern industry through the strengthening of social capital and the implementation of a multilingual curriculum. This is evident in the execution of multilingual academic learning and various international flagship programs that significantly contribute to this goal. The intersection of these two elements helps prepare students to meet the demands of an increasingly competitive global workforce. This approach has proven to be effective in fostering student engagement in the global workplace, particularly within transnational and international companies that require strong language skills and robust social capital. Data from SMAS BPK Penabur Sukabumi demonstrate numerous achievements by its graduates in various fields, including admissions to prestigious national and international universities, as well as success in career sectors such as digital business and multinational corporations. Recorded data shows that over 100+ alumni are currently employed across several countries in Asia and Europe, including Singapore, Taiwan, China, Japan, South Korea, the Netherlands, Canada, and Germany. This success illustrates that SMAS BPK Penabur Sukabumi has effectively built social capital through its multilingual curriculum, enabling its students and graduates to become more qualified and competitive in various fields, particularly within modern industries.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1). Dr. Rusfadia Saktiyanti Jahja, M.Si.; 2). Dr. Phil. Umar Baihaqki, M.Si. |
| Subjects: | Ilmu Sosial > Sosiologi |
| Divisions: | FIS > S1 Sosiologi |
| Depositing User: | Nadya Deviani . |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 07:46 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 07:46 |
| URI: | http://repository.unj.ac.id/id/eprint/63812 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
