INTAN KUSUMA WARDANI, . (2026) صور الطبيعة في شعر فدوى طوقان: دراسة في النقد البيئي وفق نظرية Greg Garrard IMAJI ALAM DALAM PUISI-PUISI FADWA TUQAN: ANALISIS EKOKRITIK BERDASARKAN TEORI GREG GARRARD. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.
|
Text
FILE COVER.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
FILE BAB I.pdf Download (667kB) |
|
|
Text
FILE BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (686kB) | Request a copy |
|
|
Text
FILE BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (654kB) | Request a copy |
|
|
Text
FILE BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
FILE BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (741kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (559kB) |
|
|
Text
FILE LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis imaji alam dalam puisi-puisi Fadwa Tuqan dengan menggunakan pendekatan ekokritik berdasarkan teori Greg Garrard. Kajian ini memfokuskan pada representasi alam secara simbolik melalui beragam citra dan makna, serta perannya dalam membangun ekspresi pengalaman kemanusiaan dan kebangsaan penyair. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi (content analysis ) terhadap sepuluh puisi yang terdapat dalam al-Aʿma>l al-Shiʿriyyah al-Ka>milah li- Fadwa> T{u>qa>n. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi imaji alam, pengelompokan tema ekokritik berdasarkan kategori Garrard meliputi pastoral (pedesaan), dwelling (penghunian), wilderness (alam liar), apocalypse (apokaliptik), dan earth (bumi), serta penafsiran simbolik terhadap makna ekologis dan spiritual yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 43 imaji alam dalam sepuluh puisi pilihan Fadwa Tuqan. Dalam karya-karyanya, Fadwa Tuqan memandang alam bukan sekadar sebagai latar pasif, melainkan sebagai entitas hidup yang berinteraksi secara aktif dengan manusia melalui dimensi emosional, nasional, dan spiritual. Imaji-imaji fundamental seperti tanah, pohon zaitun, api, dan gunung berfungsi sebagai simbol keterikatan eksistensial yang mendalam antara manusia dan bumi Palestina. Melalui perspektif ekokritik, Tuqan merepresentasikan alam sebagai ruang penyembuhan batin sekaligus sebagai manifestasi perlawanan ekologis. Temuan ini menegaskan adanya perpaduan antara penderitaan manusia dan penderitaan bumi dalam satu kesadaran ekologis yang utuh. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat konsep al-naqd al-bi>’i> (ecocriticsm) dalam kajian sastra Arab dengan menunjukkan bahwa puisi Arab modern dapat menjadi ruang dialog antara manusia, alam, dan Tuhan. Karya-karya Fadwa Tuqan merepresentasikan puitika ekologis Arab yang berakar pada spiritualitas, kecintaan terhadap tanah air, serta harapan akan keberlanjutan dan pembaruan kehidupan. Kata kunci: Imaji Alam; Fadwa Tuqan; Ekokritik; Greg Garrard; Palestina***** The study focuses on the symbolic representation of nature through various images and meanings, as well as its role in constructing expressions of the poet’s humanistic and national experiences. The method employed in this research is content analysis applied to ten poems selected from al-Aʿma>l al-Shiʿriyyah al-Ka>milah li-Fadwa> T{u>qa>n. Data analysis was conducted through several stages, including the identification of natural imagery, the classification of ecocritical themes according to Garrard’s categories; pastoral, dwelling, wilderness, apocalypse, and earth and the symbolic interpretation of their ecological and spiritual meanings. The findings of this study reveal the presence of 43 natural images across ten selected poems by Fadwa Tuqan. In her poetic works, Tuqan does not treat nature merely as a passive background, but rather as a living entity that actively interacts with human beings through emotional, national, and spiritual dimensions. Fundamental natural images such as land, the olive tree, fire, and mountains function as symbols of a profound existential bond between humans and the land of Palestine. Through an ecocritical perspective, Tuqan represents nature as both a space for inner healing and a manifestation of ecological resistance. These findings affirm a deep intertwining of human suffering and the suffering of the land within a comprehensive ecological consciousness. Theoretically, this study reinforces the concept of al-naqd al-bi>’i> (ecocriticism) in Arabic literary studies by demonstrating that modern Arabic poetry can serve as a dialogical space between humans, nature, and God. The works of Fadwa Tuqan represent an Arab ecological poetics rooted in spirituality, love for the homeland, and hope for the continuity and renewal of life. Keywords: Nature Imagery; Fadwa Tuqan; Ecocriticism; Greg Garrard; Palestine.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1). Andri Ilham, S.S., M.A.Hum. ; 2). Mia Mutmainah, M.Hum. |
| Subjects: | Bahasa dan Kesusastraan > Bahasa Arab |
| Divisions: | FBS > S1 Pendidikan Bahasa Arab |
| Depositing User: | Intan Kusuma Wardani . |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 02:31 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 02:31 |
| URI: | http://repository.unj.ac.id/id/eprint/65648 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
