PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN BAHASA MANDARIN KELAS XI SMA FONS VITAE 1

JONATHAN ABEL NITIMIHARDJO, . (2026) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN BAHASA MANDARIN KELAS XI SMA FONS VITAE 1. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (229kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (234kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (280kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (538kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (137kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (307kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (762kB) | Request a copy

Abstract

Dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21, penguasaan bahasa asing menjadi keterampilan penting yang perlu dikembangkan melalui model pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada siswa. Bahasa Mandarin, sebagai salah satu bahasa internasional yang banyak digunakan, menuntut pendekatan pembelajaran yang aktif, komunikatif, dan kontekstual. Berdasarkan kebutuhan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Project-Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran bahasa Mandarin di kelas XI Peminatan Bahasa Mandarin SMA Fons Vitae 1 Jakarta pada saat penulis melaksanakan Praktik Keterampilan Mengajar (PKM) tahun ajaran 2024/2025 semester ganjil. Secara teoretis, dalam telaah komperhensif PjBL yang dilakukan oleh Thomas (2000) dapat disimpulkan bahwa PjBL dipahami sebagai sebuah model yang meskipun memiliki berbagai variasi desain, selalu memuat tiga tahapan utama yang muncul secara konsisten dalam praktiknya, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran kemudian menghasilkan produk nyata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan guru pamong dan wawancara berupa kuisioner dengan siswa, serta dokumentasi hasil proyek video berbahasa Mandarin. Data dianalisis melalui reduksi, kategorisasi, dan interpretasi tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL mendorong peningkatan kreativitas, kerja sama, dan kemampuan berbicara siswa dalam bahasa Mandarin. Namun, terdapat kendala seperti kesulitan dalam pengorganisasian ide, pengucapan kosakata, dan koordinasi kelompok. Meskipun demikian, siswa mampu mengatasi hambatan tersebut melalui komunikasi terbuka dan pembagian tugas yang efektif. Dengan demikian, penerapan PjBL dapat menambah variasi pembelajaran kontekstual yang memerlukan keterlibatan dan kompetensi siswa secara aktif serta kolaboratif. Kata kunci: project-based learning, kelas peminatan bahasa Mandarin, pembelajaran bahasa Mandarin, kolaborasi ***** In the context of 21st-century education, foreign language mastery has become a key competency that must be fostered through innovative, learner-centered instructional approaches. Mandarin Chinese, as one of the most widely spoken international languages, demands an active, communicative, and contextual mode of instruction. This study aims to describe the implementation of the Project-Based Learning (PjBL) model in Mandarin language instruction for Grade XI students of the Mandarin Specialization Program at SMA Fons Vitae 1 Jakarta during the author’s Teaching Practice Program (PKM) in the first semester of the 2024/2025 academic year. Drawing on Thomas’s (2000) comprehensive framework, PjBL is understood as a model comprising three core stages planning, implementation, and evaluation that position learners as active agents and culminate in a tangible learning product. Employing a descriptive qualitative design, data were collected through participatory observation, semi-structured interviews with the supervising teacher, questionnaires and interviews with students, and documentation of Mandarin video projects. The data were analyzed through reduction, categorization, and thematic interpretation. The findings reveal that PjBL promotes students’ creativity, collaboration, and oral proficiency in Mandarin. However, challenges were identified in idea organization, pronunciation accuracy, and group coordination. Despite these obstacles, students demonstrated adaptability through open communication and equitable task distribution. Overall, the implementation of PjBL provides valuable pedagogical insights and contributes to diversifying contextual learning practices that enhance students’ active engagement and collaborative competence. Keyword: project-based learning, Mandarin language specialization, Mandarin language learning, collaboration

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: 1). Vanya Zelia, S.S., M.Pd. ; 2). Rendy Aditya, B.TCFL., M.Pd.
Subjects: Bahasa dan Kesusastraan > Bahasa Mandarin
Divisions: FBS > S1 Pendidikan Bahasa Mandarin
Depositing User: Users 33377 not found.
Date Deposited: 02 Mar 2026 01:35
Last Modified: 02 Mar 2026 01:35
URI: http://repository.unj.ac.id/id/eprint/65826

Actions (login required)

View Item View Item