JULIA RISKY HANDAYANI, . (2026) PENGARUH PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP BERPIKIR KRITIS DENGAN LITERASI DIGITAL SEBAGAI VARIABEL MEDIASI SISWA DI ERA SOCIETY 5.0. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.
|
Text
COVER.pdf Download (898kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (545kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (649kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (671kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (347kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (368kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Fokus penelitian ini adalah peningkatan penggunaan Artificial Intelligence dalam pendidikan dan fakta bahwa siswa di era digital memiliki keterampilan berpikir kritis yang lemah. Dengan literasi digital sebagai variabel mediasi, penelitian ini akan menyelidiki dampak penggunaan AI terhadap berpikir kritis. Metode survei digunakan untuk menerapkan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari 819 siswa di SMK Negeri 45 Jakarta, dengan hanya 216 siswa di program kejuruan Manajemen Perkantoran yang dapat dijangkau. Pengambilan sampel probabilitas menggunakan pengambilan sampel acak proporsional berdasarkan tingkat kelas menghasilkan 135 responden. Metode SEM-PLS dan aplikasi SmartPLS versi 4.0 digunakan untuk memproses data. Untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung dari variabel, proses analisis dilakukan dengan menguji model pengukuran (model luar) dan model struktural (model dalam), serta hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada efek langsung yang positif dan signifikan antara: Penggunaan AI dan Berpikir Kritis dengan koefisien 0,414 dan ukuran efek 0,469 (kategori besar); Literasi Digital dan Pemikiran Kritis dengan koefisien 0,545 dan ukuran efek 0,696 (kategori besar); dan Penggunaan AI dan Literasi Digital dengan koefisien 0,576 dan ukuran efek 0,402. Selain itu, ada efek tidak langsung yang signifikan dan menguntungkan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa setiap hipotesis dapat diterima, dan literasi digital berfungsi sebagai mediator utama yang membantu penggunaan AI untuk meningkatkan pemikiran kritis. Hasil penelitian ini juga memperkuat teori konektivisme belajar dalam lingkungan digital dan menekankan betapa pentingnya memperoleh keterampilan digital dalam lembaga pendidikan. Penelitian ini tidak dapat mencapai hasil yang lebih mendalam karena data yang dilaporkan sendiri dan sampelnya yang terbatas. Akibatnya, penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas populasi dan menggunakan metode campuran. Kata Kunci: Artificial Intelligence, Berpikir Kritis, Literasi Digital. ***** This study focuses on the growing usage of AI in education and the lack of critical thinking abilities among students in the digital age. This study will look at how AI use affects critical thinking using digital literacy as the mediating variable. A quantitative strategy was implemented using a survey method. Only 216 of the 819 students enrolled in SMK Negeri 45 Jakarta's Office Management vocational programme are reachable. 135 respondents were obtained using probability sampling utilising proportional random sampling based on grade level. The data was processed using the SmartPLS version 4.0 application and the SEM-PLS method. The analysis included testing the measurement model (external model), the structural model (internal model), and the hypotheses in order to ascertain the direct and indirect effects of the variables. The findings show that: AI Use and Critical Thinking have a positive and significant direct effect, with a coefficient of 0.414 and an effect size of 0.469 (large category); Digital Literacy and Critical Thinking have a coefficient of 0.545 and an effect size of 0.696 (large category); and AI Use and Digital Literacy have a coefficient of 0.576 and an effect size of 0.402. There is also a noteworthy and advantageous indirect effect. The study's conclusions show that all of the assumptions were validated and that digital literacy plays a crucial mediating role in enabling the application of AI to improve critical thinking. These findings also highlight the significance of developing digital skills in educational institutions and support the connectivism theory in digital learning environments. Because of its small sample size and dependence on self-reported data, this study was unable to produce more comprehensive results. Therefore, it is advised that future studies use a mixed-methods approach and increase the population. Keywords: Artificial Intelligence, Critical Thinking, Digital Literacy.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1). Dr. Marsofiyati, S.Pd.,M.Pd. ; 2). Maulana Amirul Adha, S.Pd.,M.Pd. |
| Subjects: | Pendidikan > Teori, Penelitian Pendidikan Pendidikan > Pendidikan Kejuruan dan Sekolah Kejuruan Pendidikan > Media Pembelajaran |
| Divisions: | FE > S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran |
| Depositing User: | Julia Risky Handayani . |
| Date Deposited: | 05 Jun 2026 03:06 |
| Last Modified: | 05 Jun 2026 03:06 |
| URI: | http://repository.unj.ac.id/id/eprint/66275 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
