KHAIRUNNISA SALSABILA, . (2025) PENGARUH JOB INSECURITY, BURNOUT, DAN WORK-LIFE BALANCE TERHADAP TURNOVER INTENTION KARYAWAN GENERASI Z PERUSAHAAN BIDANG INDUSTRI DI JAKARTA SELATAN. Sarjana thesis, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.
|
Text
COVER.pdf Download (392kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (444kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (305kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (293kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (494kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (190kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (274kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Karena tingginya tingkat kelelahan kerja, ketidakstabilan pekerjaan, dan ketidakseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi dapat meningkatkan kemungkinan karyawan Generasi Z ingin meninggalkan perusahaan di Jakarta Selatan, yang dapat memengaruhi stabilitas dan kinerja, penelitian ini sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menilai bagaimana keseimbangan kehidupan kerja, kelelahan kerja, dan ketidakamanan pekerjaan memengaruhi kecenderungan pekerja Generasi Z untuk bermigrasi ke sektor industri di Jakarta Selatan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari 296 pekerja Generasi Z yang bekerja di perusahaan industri di Jakarta Selatan. Peneliti menggunakan strategi pengambilan sampel berbasis probabilitas. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mencakup beberapa pernyataan tentang faktor-faktor yang memengaruhi niat migrasi karyawan dan skala Likert 6 tingkat. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa keseimbangan kehidupan kerja, kelelahan (burnout), dan ketidakamanan kerja merupakan alasan utama yang memengaruhi rencana karyawan untuk meninggalkan organisasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) ketidakamanan kerja tidak memiliki dampak signifikan terhadap rencana karyawan untuk meninggalkan perusahaan, yang menunjukkan bahwa hal itu tidak memengaruhi keinginan mereka untuk melakukannya; (2) kelelahan (burnout) merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan karena memiliki dampak signifikan dan positif terhadap niat karyawan untuk meninggalkan pekerjaan mereka; semakin tinggi tingkat kelelahan (burnout) seorang karyawan, semakin besar kemungkinan mereka untuk meninggalkan perusahaan; (3) Keseimbangan kerja-hidup yang baik dapat menurunkan niat karyawan untuk meninggalkan jabatannya, sebagaimana dibuktikan oleh pengaruh positif dan signifikan yang dimilikinya terhadap niat karyawan untuk melakukan hal tersebut.************** Since high levels of job burnout, job instability, and work-life imbalance can increase the likelihood of Generation Z employees wanting to leave companies in South Jakarta, which can affect stability and performance, this study is very important. This study aims to assess how work-life balance, job burnout, and job insecurity influence the tendency of Generation Z workers to migrate to the industrial sector in South Jakarta. The approach used is quantitative. The study population consisted of 296 Generation Z workers working in industrial companies in South Jakarta. The researcher used a probability-based sampling strategy. Data were collected using a questionnaire that included several statements about factors influencing employee migration intentions and a 6-level Likert scale. The questionnaire results showed that work-life balance, job burnout, and job insecurity were the main reasons that influenced employees' plans to leave the organization. The study findings indicate that: (1) job insecurity does not have a significant impact on employees' plans to leave the company, indicating that it does not influence their desire to do so; (2) Burnout is an important factor to consider because it has a significant and positive impact on employees' intentions to leave their jobs; The higher the level of burnout experienced by employees, the more likely they are to leave the company; (3) A good work-life balance can reduce employees' intention to leave their jobs, as evidenced by the positive and significant influence it has on employees' intention to do so.*
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | 1). Dr. Despinur Dara, S.T., M.M. ; 2). Dr. Agung Wahyu Handaru, S.T., M.M. |
| Subjects: | Manajemen > Manajemen , Business Manajemen > Manajemen Sumber Daya Manusia |
| Divisions: | FE > S1 Manajemen |
| Depositing User: | Khairunnisa Salsabila . |
| Date Deposited: | 20 Feb 2026 02:33 |
| Last Modified: | 20 Feb 2026 02:33 |
| URI: | http://repository.unj.ac.id/id/eprint/65594 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
